Jumat, 31 Agustus 2012

Re: [Indonesia-Rising] Konflik Sunni-Syiah Merembet ke Jember (agama bullshit)

 

Yg usang itu atheis.
Maka binasalah para penyembah berhala...

Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: Wal Suparmo <wal.suparmo@yahoo.com>
Sender: Indonesia-Rising@yahoogroups.com
Date: Sat, 1 Sep 2012 12:25:39 +0800 (SGT)
To: <Indonesia-Rising@yahoogroups.com>; para pemikir<parapemikir@yahoogroups.com>
ReplyTo: Indonesia-Rising@yahoogroups.com
Subject: Re: [Indonesia-Rising] Konflik Sunni-Syiah Merembet ke Jember (agama bullshit)

 

Salam
Suatu IDEOLOGI PASTI tidak mentoleransi yg lain bahkan juga sempalannya sendiri. Karena menganggap dirinya yg paling benar, paling sempurna,paling terakhir dsb.Padahal sudah  usang dan membosankan. Meskipun propaganda dan dakwahnya setinggi langit.

Wasalam,
Wal Suparmo.


--- Pada Sab, 1/9/12, Lasma siregar <las032002@yahoo.com> menulis:

Dari: Lasma siregar <las032002@yahoo.com>
Judul: Re: [Indonesia-Rising] Konflik Sunni-Syiah Merembet ke Jember (agama bullshit)
Kepada: "Indonesia-Rising@yahoogroups.com" <Indonesia-Rising@yahoogroups.com>
Tanggal: Sabtu, 1 September, 2012, 9:10 AM

 

Apakah Syiah ini sudah resmi diputuskan sebagai 'aliran sesat' atau bagaimana?
Siapa yang membuat keputusan dan apa sebab musababnya Pak/Bu?
 
Syiah ini kan sudah berabad-abad ada di dunia, kok orang baru ribut sekarang?
Ada yang tahu, mengapa?
 
Salam
Las

From: SAW <tamanbaru03@gmail.com>
To: ayubyahya@yahoo.com; bukan.pedanda@yahoo.com; debate-religious-spirituality@yahoogroups.com; gunawan_ms@rocketmail.com; Indonesia-Rising@yahoogroups.com; islam-kristen@yahoogroups.com; itemabu@yahoo.com; MURTADIN_KAFIRUN@yahoogroups.com; musikhariini@yahoo.com; parapemikir@yahoogroups.com; proletar@yahoogroups.com; pt_kasoet@yahoo.com; rezameutia@yahoo.com; warodat@yahoo.com; zamanku@yahoogroups.com; Abbas Amin <abas_amin08@yahoo.com>; Alexander Edbert <alexander.edbert@ymail.com>; Gabriella Rantau <gkrantau@yahoo.com>; Jhonny Research <jhonny_research@yahoo.com>; Kabarmu Kutunggu <kabarmukutunggu_nol1@yahoo.co.id>; Richan S <richansitumorang@gmail.com>; Slamet <Slamet@idionline.info>; Tawangalun <tawangalun@yahoo.com>
Sent: Thursday, 30 August 2012 7:49 PM
Subject: [Indonesia-Rising] Konflik Sunni-Syiah Merembet ke Jember (agama bullshit)

 
Konflik Sunni-Syiah tak hanya terjadi di Madura, tapi juga di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pemerintah daerah dinilai tidak tegas.

Sejak memasuki Ramadan kemarin, mendadak muncul spanduk sejumlah titik di Kecamatan Puger. Isinya menyebut ajaran salah satu habib yang diduga Syiah sebagai ajaran sesat dan menyesatkan. Lima spanduk sudah diturunkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja.

"Tinggal dua spanduk. Dua spanduk ini kelihatannya dijaga oleh masyarakat sana agar tak diturunkan," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia Jember Ahmad Halim Subahar, Senin (27/8/2012).

Pada dua spanduk itu terdapat lambang MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan NU (Nahdlatul Ulama). "Padahal secara organisasi, MUI tidak pernah memerintahkan pemasangan spanduk itu," kata Halim. Hal serupa juga dinyatakan KH Kholil Asyari, anggota DPRD Jember yang juga tokoh NU di Puger.

Halim menegaskan, MUI tidak boleh terlibat dalam konflik di masyarakat Puger. Ia menyerahkan masalah spanduk tersebut kepada Satpol PP. "Bukan tugas MUI dan NU menurunkan spanduk," katanya.

Ketua Komisi D DPRD Jember Ayub Junaidi sepakat, bahwa perlu ada upaya untuk mencegah konflik Sunni-Syiah agar tak meluas di Jember. "Pemkab harus melaksanakan Peraturan Gubernur Nomor 55/2012 tentang pembinaan kegiatan keagamaan dan pengawasanb aliran sesat di Jawa Timur.

Dalam Pergub itu, Pemprov menyerahkan ketentuan sesat atau tidaknya sebuah ajaran kepada MUI. Jika MUI sudah menentukan Syiah sesat, maka perlu ada tindak lanjut untuk mengimplementasikan hasil keputusan tersebut.


__._,_.___
Recent Activity:
** Beliau Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, "Jika telah mengalahkan Nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa". **
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar